Contoh Komentar Blogger yang Tidak Bermutu

Contoh Komentar Blogger yang Tidak Bermutu – Pernah nggak sahabat blogger menjumpai komentar yang tidak berkualitas, tidak mutu, dan bikin sebel? Mungkin sahabat blogger pernah melihatnya di blog milik anda sendiri, atau jangan-jangan anda adalah pelaku komentar seperti ini πŸ˜€

Seperti kita ketahui bersama bahwa fungsi dan kegunaan kotak komentar di blog/website adalah sebagai tempat diskusi bagi pembaca dan adminΒ blog. Akan sangat disayangkan bila kita menyalahgunakannya untuk ajang cari backlink, atau mungkin hanya sekedar numpag lewat saja.

Contoh Komentar Blogger yang Tidak Bermutu

Padahal, kalau kita bisa menggunakan kotak komentar dengan baik, maka kita akan memperoleh manfaatnya. Yakni bisa dapat teman baru, bisa dapat kunjungan dan komentar balik, bisa dapat respon/jawaban yang baik, atau bahkan juga dapat follow balik (Baca: Manfaat Blogwalking). Nah, kalau hanya sekedar numpang lewat saja, syukur-syukur kalau komentarnya masih di approve, kalau dihapus oleh admin blog kan sama saja kita buang-buang waktu saja.

Pada prinsipnya kita komentar di blog lain adalah untuk menyampaikan pesan kepada orang (admin blog), bukan kepada bots atau sejenis nya. Pasti nya, ada tata cara yang baik untuk berbicara untuk orang lain. Betul tidak?

Admin blog cara-ririn.com menyadari bahwa komentar admin di blog lain masih jauh dari sempurna, namun admin mencoba untuk berkomentar yang baik dan terdiri dari 2 kalimat atau 4 kalimat. Meski admin jarang baca seluruh artikel di blog lain, tapi admin baca judul artikel nya kok, sehingga isi komentar admin kadang nyambung, dan kadang tidak sesuai dengan artikel πŸ˜€

Apabila kita berkomentar yang baik, pasti kita akan mendapatkan balasan baik pula. Setidaknya, kalau kita komentar baik-baik, kita sudah menghargai jerih payah orang lain bikin artikel, karena untuk menulisΒ artikel lumayan sulit lho. Masak hanya dapat komentar nice info saja πŸ˜€

Komentar yang tidak bermutu dan tidak berbobot menurut admin blog cara-ririn.com adalah komentar yang terdiri dari satu kata, dua kata, dan tiga kata saja. Berikut ini adalah contoh-contoh komentar dari para blogger yang nggak berkualitas.

  1. Ijin nyimak
  2. Mantap
  3. Pertamax
  4. Nice info
  5. Thanks
  6. Sip
  7. Lanjutkan
  8. Bagus
  9. Keren
  10. Suka
  11. Waw
  12. (y)
  13. Lengkap kap kap
  14. Makasih
  15. Luar biasa gan
  16. Jos
  17. Bener banget
  18. Sepakat
  19. Nice post
  20. Nice share
  21. Good job
  22. Wah menarik sekali
  23. Horas
  24. Wah betul banget
  25. Blognya keren
  26. Setuju
  27. Keren artikelnya
  28. Suka
  29. Salam kenal gan
  30. Betul
  31. Ok bro
  32. Maju terus
  33. Ini yang saya cari
  34. Super sekali
  35. Sukses selalu
  36. Owh getu
  37. Izin nyimak
  38. Izin belajar
  39. Hebat!
  40. Salut!
  41. πŸ™‚ (cuma smile)

Itulah sedikit informasi yang bisa admin share untuk anda sekalian tentang Contoh Komentar Blogger yang Tidak Bermutu. Semoga kita semua sebagai para blogger / webmaster bisa merubah kebiasaan buruk ini di dunia blogging. Dan bisa berlajar bagaimana cara berkomentar yang baik di blog lain. Semoga bermanfaat πŸ™‚

Download dan Install Aplikasi Android Blog Cara Ririn KLIK DISINI

38 gagasan untuk “Contoh Komentar Blogger yang Tidak Bermutu

  1. santika

    untung perasaanku belum pernah komentar seperti itu apalagi diblog besar seperti ini, kadang sebel juga kalau ada yang komen cuma numpang lewat aja hehe, btw seberapa pengaruhnya mba komentar tak berkualitas terhadap seo..? makasih ya..!

    Balas
  2. Abed Saragih

    Sangat disayangkan sekali memang mbak artikel yang kita posting cuma berisi komentar seperti yang mbak jelaskan, seharusnya kita bisa memberikan komentar yang bersifat membangun atau juga lainnya sehingga selain mencari backlink komentar kita juga bisa menjadi salah satu hal positif bagi artikel kita.

    Balas
  3. Arie

    Kalau komentar saya masuk daftar yang tidak bermutu gak ya Mbak hehehehe.
    Terkadang komentator seperti itu justru malah merugikan mereka sendiri ya Mbak, apalagi terkadanag aja juga yang berkomentar terus meminta buat kunbal, padahal tanpa mereka mintapun kita sudah pasti memenuhi tanggung jawab kita untuk saling berkunjung.

    Balas
  4. buret

    wah semuanya disebutin, kadang itu jadi kamus komentar sy sist, wkk #piss
    kadang karena artikel yg terlalu panjang, jadi pengen langsung cepet” leave coment aja sist,
    kadang juga kesel ada yg coment titip link doang…

    Balas
  5. ibrahim lubis

    kalau saya mbak mengenai komentar itu tidak terlalu saya pikirkan, setidaknya dia memberikan sumbangan kunjungan untuk blog.

    Tapi komentar yang sifatnya menjual, dengan kata-kata:

    klik disini
    kunjungi ini
    promo ini
    dll

    dan yang parahnya lagi jika disisipi link aktif, itu komentar yang kurang ajar menurut saya πŸ˜€

    Balas
  6. Bunda Firzha

    sebuah kenikmatan tersendiri kalau sudah capek2 buat artikel lalu ada yang komen, apa lagi jika komentarnya semakin memberikan semangat untuk terus update artikel, dari seluruh komentar yang ada yang paling saya tidak suka adala komentar seakan-akan baru tau tentang topik artikel, padahal topiknya sudah umum,.. kayak mendramatisasi komentar saja,…hehehe

    salam

    Balas
  7. wane

    hahahaha, tulisannya lucu, aq masuk ketogeri gitu ndak ya, klw masuk aq ingin berubah ahhh.. maluuuu sihh… jadi intinya kita harus nulis yang banyak di komentar ya, hmhmhm, klw gitu kita seklaian aja posting tentang apa yang kita inginkan dan berhubungan dengan isi blog tersebut, tapi menurutku agak sulit, karena tdk semua tamu yang datang ingin berkomentar banyak kecuali kalau itu forum diskusi sehingga akan banyak akan komentar. ya sperti konsultasi dll.. oke deh sekian dulu komentar dari saya, semoga berkenan dan maaf jika kurang berkenan, semoga di lain waktu komentar saya akan lebih bermutu dan memiliki kualitas yang unggul seperti menteri perikanan dan kelautan kita sekarang, Susi gitu lohh.. pokoknya sesuatu bgt dengan beliau, tidak kalah populernya dengan maju mundur cantik syarini.. sekian terima kasihhh muachhhh..salam blogger..

    Balas
  8. Ehwansah Jailani

    iya sih mbak.. terkadang saya juga menyadari kalau terkadang komentar saya ada seperti yang di atas… dan di blog saya pun ada yang mengucapkan kata-kata pertamax dan thanks dan senyum saja. tapi saya memaklumi semuanya… karena semua itu tuk menjani silaturahmi saja sesama blogger.

    Balas
  9. suryono adji

    membaca komen komen di atas jadi ingin lebih faham etika dan cara yang “sopan” untuk berkomentar, karena cara-cara yang “sopan” inilah yang saya cari jadi saya menjadi lebih faham,.tks mbak ririn dan teman teman yang lain

    Balas
  10. Fazri

    komentar yang seperti itu biasanya hanya lewat aja ya, tanpa membaca isi artikel.. hampir semua contoh komen diatas sering terlihat, tapi kebanyakan yang masih newbie…masih wajar deh, yg penting gak pasang link aktif…

    Balas
  11. Ping-balik: 17+ Blog yang Memasang Plugin CommentLuv | Cara Ririn

  12. Komar

    Komentar saya juga mungkin tidak bermutu karena banyak haha…hehe… πŸ™‚

    Tapi tetap rajin nulis komentar agak panjang sih. Kalau hanya satu atau dua kata enggak puas, Mbak. he..he..

    Balas
  13. Nurzaman

    Senang sekali rasanya saya berkunjung ke blog master gini,
    dulu waktu pertama ngeblog memang sy akui pernah nglakuin ky gtu,hehehe
    tapi semua telah sy rubah/berkomentar sesuai isi artikel,
    semoga coment dari blog kecil ini tidak mengganggu agan!

    Balas
  14. TeguhKurnia

    Bener banget, kadang suka heran juga. padahal tujuan saling komen kan salah satunya silaturahim… tapi pada males buat ngetik komen yg agak panjang

    Balas
  15. gemar

    memang sih komen di atas tidak cukup bagus dan gak nyambung tapi itulah hak dari seorang komentar, dan sebagai seorang pemilik blog anda juga berhak untuk menghapusnya jika tidak menyukainya.

    namun yang perlu digaris bawahi adalah artikel seperti ini bersifat membangun dan mendidik para blogger agar lebih berkualitas, terlepas dari itu kembali kepada individu masing-masing

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *