Anne Ahira : Kesuksesan Diawali Cobaan Di Bisnis Internet

Anne Ahira : Kesuksesan Diawali Cobaan Di Bisnis Internet – Ujian ujian dan kegagalan kegagalan adalah jalan yang harus ditempuh oleh seseorang untuk menapaki menuju apa yang disebut kesuksesan. Tidak bisa seseorang sukses dengan sendirinya. Perlu usaha keras, cobaan, kegagalan yang menyertainya.

Orang sukses sekarang, pasti sebelumnya mengalami cobaan dan rintangan bertubi tubi. Begitupula yang dialami Anne Ahira, seorang internet marketer Indonesia yang sukses.

anne ahira

anne ahira

Wanita berkulit putih ini kost di Jalan Setiabudhi Bandung. Ia belajar internet marketing dari nol. Sudah sebulan lebih, ia tidak pulang pulang ke rumahnya dan memberi kabar kepada kedua orangtuanya. Maklum ia sibuk mengajar dan sibuk belajar internet marketing, dunia baru baginya. Orangtuanya merasa khawatir. Memang waktu bagi orang yang sibuk apalagi bergelut di dunia internet marketing akan tak terasa. Waktu begitu cepat karena asyiknya.
Tiba tiba orangtua Anne Ahira datang ke tempat kost Ahira tanpa sepengetahuannya. Dilihatnya mata anak kandungnya merah.
“Maaf, bu saya ada janji harus mengantar pulang murid saya! Ibu bapak tunggu saja di kamar kost ini” ujar Ahira yang bertemu kedua orangtuanya hanya sebentar karena ada keperluan.
Beberapa saat kemudian, Ahira pulang ke tempat kostnya. Alangkah terkejutnya ia tatkala kamar kostnya acak acakan, amburadul kayak kapal terbang jatuh lalu pecah berkeping keping. Tampak orangtuanya sedang mencari sesuatu.
“Sedang cari apa ma, pa?” bengong Ahira.
“Jujur kamu! Kenapa mata kamu merah?! Kamu mabok ya!? Atau kamu pakai narkoba!” tuduh ibundanya marah.
“Tidak, bu!”
“Yakin kamu tidak pakai narkoba?” Tanya ibundanya.
“Tidak,bu”
“Ingat narkoba itu merusak kesehatan dan dilarang oleh agama.” Nasihat ibunda.
Ayahanda dan ibunda Ahira berulang ulang menanyakan kepada Ahira memakain narkoba atau tidak?
“Pokoknya terserah ibu bapak, saya pakai narkoba atau tidak!”
Perkataan itu membuat ayahanda dan ibunda Ahira makin curiga. Karena matahari semakin tenggelam, akhirnya mereka pulang ke Banjaran meninggalkan anak mereka.
Anne Ahira : Kesuksesan Diawali Cobaan Di Bisnis Internet – Ahira menjalankan pekerjaan rutinitasnya kembali sebagaimana biasa. Ia bekerja mengajar privat anak anak Indonesia untuk belajar bahasa Inggris, dan mengajar anak anak orang asing untuk belajar bahasa Indonesia. Selain itu, sehabis mengajar, ia pun belajar internet marketing.
Ahira juga mengajar privat pelajaran matematika, science, dan mata pelajaran lain bagi anak anak yang sekolah di International School. Bahkan ia punya peran tambahan sebagai penjaga anak. Dimana seringkali karena orangtua muridnya sedang pergi main golf atau ada acara di luar, Ahira diminta menjaga anak anaknya. Tentu Ahira mendapat bayaran dari menjaga anak tersebut.
Ahira menjadi rebutan banyak keluarga. Mereka ingin anaknya diajari oleh Ahira. Karena Ahira pandai mengajar. Ahira kebanjiran order mengajar. Seringkali ia menolak mengajar anak muridnya karena terlalu banyak. Banyak keluarga yang ditolak itu menawari Ahira bayaran dua kali lipat dari orang lain. Tapi Ahira menolaknya dengan alasan demi kualitas mengajar.
Ahira bekerja mengajar privat dimulai dari jam delapan pagi sampai jam sepuluh malam. Sehabis pulang mengajar itu tepatnya setelah jam sepuluh malam itu, ia keluar, pergi ke warnet untuk belajar internet marketing.
Saat itu, Ahira mengalami frustasi. “Kemana saya mau nanya? Siapa yang bisa Bantu saya? Ini harus digimanain? Kok internet marketer lain mudah dapat uangnya sedang saya tidak?!” Ahira stress. Ia ingin membanting komputer di depannya.
Ahira memutuskan tetap bertahan belajar internet marketing. Ia melihat peluang besar dari bisnis ini. Walaupun gajinya tinggi sekitar lima belas juta perbulan dari mengajar, ia tetap menekuni bisnis internet. Hal itu membuat kawan kawannya terheran.
Kemudian, oleh ibu kostnya Ahira dicaci maki sebagai pelacur dan diusir dari tempat kostnya. Karena Ahira suka pulang larut malam dan diantar lelaki berbeda beda padahal penjaga warnet. Lalu, Ahira mencari tempat kost baru. Ia mencari cari kamar kost. Tapi semuanya penuh. Ia mencari lagi. Akhirnya ia menemukan rumah kost kosong, dan sedikit memaksa ia menempati rumah kost baru itu yang berada di pinggir selokan di daerah Sukajadi Bandung.
Keputusan salah besar dibuat Ahira dimana ia memutuskan berhenti dari mengajar dan focus di dunia internet marketing. Untuk membiayai belajar internet marketing, ia menghabiskan uang ratusan juta rupiah, uang dari tabungan jerih payahnya mengajar. Waktu itu, bisnis internetnya belum berpenghasilan.
Kawan kawannya dan orangtuanya menganggap Ahira menderita sakit jiwa. Apalagi saat ayahanda Ahira mendapati anaknya sedang berbicara sendiri dengan monitor. Padahal waktu, Ahira memakai Yahoo Voice messenger dan memakai headset. Kemudian kesesokan harinya, Ahira dibawa ke rumah sakit jiwa.
Bapak dan ibunda serta Ahira memasuki ruangan dokter. Di depan dokter jiwa, Ahira bingung.
“Bu, pa, tunggu saja di luar biar saya curhat pada dokter!” pinta Ahira.
Ayahanda dan ibunda Ahira menuruti perkataan anaknya.
Di dalam ruangan dokter itu, Ahira mengungkapkan cita citanya menjadi orang kaya melalui affiliate marketing. Lalu sang dokter bertanya Tanya pada Ahira mengenai bisnis internet tersebut. Dua jam lebih waktu digunakan untuk curhat. Kebanyakan curhat sang dokter pada Ahira. Setelah selesai curhat, sang dokter jiwa mendatangi kedua orangtua Ahira sambil berjabat tangan dan berkata,”Luarbiasa, anak ibu bapak ini sangat pintar. Nanti kita telpon telponan ya Ahira”.
Selepas dari rumah sakit jiwa itu, Ayahanda dan ibunda Ahira pulang ke Banjaran. Sedangkan Ahira kembali ke tempat kostnya.
Pada suatu hari, pintu kamar kost Ahira diketuk berkali kali dengan keras. Setelah dibuka pintu, tampak Ibunda Ahira dengan mata merah dan marah sambil berlinang airmata berucap,”Kamu sangat mengecewakan mama!”. Kemudian ibunda Ahira pergi meninggalkan Ahira.
Setelah kejadian itu, Ahira mengetahui ibundanya berkata demikian karena ada yang menceritakan bahwa Ahira seorang pelacur, sering pulang malam diantar laki laki berbeda, dan ditambah lagi mata Ahira suka merah dan mengobrol sendiri.
Ahira tubuhnya bergetar. Di atas sajadah ia bersumpah,”Demi Allah, Mama saya akan berhasil! Demi Allah saya akan berhasil. Ahira mengatakan kalimat itu beratus ratus sambil berlinang airmata.
Ahira menangis histeris karena ia telah kehilangan semuanya. Kawan kawannya telah pergi karena menganggapnya gila. Saudara saudaranya meninggalkannya karena menganggap Ahira anak durhaka pada orangtua. Uang tabungannya habis. Pekerjaan tidak ia punyai lagi. Dan terakhir ibu dan ayahnya mencampakkannya dan meninggalkannya dimana mereka tidak pernah menyapa Ahira lagi.
Hilang semua. Ahira harus sukses, Ahira berjanji tidak ada jalan lain mengembalikan semua itu kecuali berhasil di bisnis internet agar bisa mengembalikan semua yang hilang itu. Cinta saudara, cinta kawan, cinta ibu bapak.
Dua tahun kemudian sejak belajar internet marketing, Ahira berhasil mendapatkan uang delapan dollar dari bisnis internet. Sejak saat itu, ia semakin mengerti bisnis internet. Dan tak lama kemudian ia bisa menghasilkan ratusan dolar. Dan tak lama kemudian pula, perbulan ia menghasilkan ribuan dollar. Kini ia mencapai milyaran perbulan dari bisnis marketing.
Ahira telah berbahagia. Semua yang hilang telah kembali.
Hikmah dari perjalanan hidup nyata Anne Ahira adalah Sukses tidak bisa didapat secara instant, pasti ada proses untuk menuju ke sana.
Demikianlah tulisan mengenai Anne Ahira : Kesuksesan Diawali Cobaan Di Bisnis Internet. Semoga bermanfaat bagi kita semua dibalik semua kisah nyata perjalanan hidupnya.

Download dan Install Aplikasi Android Blog Cara Ririn KLIK DISINI

14 gagasan untuk “Anne Ahira : Kesuksesan Diawali Cobaan Di Bisnis Internet

  1. Mulyadi

    Salut dengan dg perjalanan hidup teteh Anne Ahira yang dari Bandung ini. Bisa memperoleh kebebasan waktu, kebebasan financial dan bisa menikmati hidup, buah dari Kerja Keras dan Komitmen. Sangat Inspiratif…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *